Minggu, 16 Oktober 2011

cinta tak harus memiliki, oktober


Cinta, adalah saat mengingatnya tersenyum manis.
Cinta, adalah saat rasa sejuk dan tentram ini menggelora dalam dada.
Cinta, adalah kumpulan kisah manis, yang takkan pernah dicampur adukkan dengan kisah sedih.
Biarlah, biar hanya aku saja yang merasakan ini.
Aku rela, aku sudah cukup bahagia.
Bisa mencintaimu, dan menatapmu setiap jam sekolah, itu sudah menjadi kenikmatan terindah. Walau tak ada balas.
Cinta, bukanlah keinginan untuk memiliki.
Cinta, bukanlah keinginan untuk mengenggam tangannya dan menyatakan pada seisi dunia bahwa ia adalah kekasih kita.
Cinta, bukanlah kecewa saat dia tak memperdulikan dan tak tahu tentang rasa ini.
Cinta, bukanlah cemburu dan marah saat melihatnya bahagia dengan cintanya sendiri.
Cinta, bukanlah obsesi untuk terus ingin disampingnya.
Cinta seperti itu terlalu sederhana, terlalu umum, dan terlalu kekanak-kanakan.
Cinta yang sesungguhnya adalah..
Bahagia bisa memandangnya dan melihatnya masih bisa sehat dan tertawa riang.
Cinta adalah damai saat kita mampu menatapnya walau dari kejauhan.
Cinta, adalah menerima dia apa adanya, termasuk dia dengan cintanya yang bukan untuk kita.
Cinta, adalah mengingat-ingat masa bahagia saat sejenak kita pernah bersamanya, dan melupakan semua masa buruk yang mengecewakan.
Cinta, tak perlu dinodai dengan marah, kecewa, kesal, cemburu, dan lain sebagainya.
Cukup dengan hati, jangan katakan pada siapa-siapa jika kamu mencintainya.
Biarlah hatinya mendengar sendiri.
Hatinya akan datang, hatinya akan menyambutmu dengan suka cita jika cintamu benar-benar tulus, jika cintamu benar-benar terdengar oleh hatinya.
Sentuhlah dia, bukan dengan kata-kata atau genggaman, sentuhlah dia dengan hati.
Cinta, bukanlah hasrat untuk memiliki, tapi cinta adalah hasrat untuk melindungi dan menyayangi. 
10122010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar